Himbauan MUI Terkait Pilkada Serentak 2018

58

HIMBAUAN
MAJELIS ULAMA INDONESI(MUI)

MUI mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam jelang perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar di 171 daerah.

Himbauan juga disampaikan MUI kepada penyelenggara Pilkada, pasangan calon, partai politik, dan tim sukses, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga media massa.

Berikut 6 poin imbauan MUI soal Pilkada serentak 2018, sehubungan dengan pelaksanaan Pemilukada serentak di 171 daerah di seluruh Indonesia, pada tanggal 27 Juni 2018, MUI kembali menyampaikan pesan sebagai berikut :

1. Pemilukada adalah sarana untuk memilih kepala daerah melalui sistem pemilihan yang demokratis, langsung, umum, bebas dan rahasia. Untuk hal itu diimbau kepada seluruh umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan terhormat.

2. Memilih pemimpin yang jujur, amanah, cerdas (fathonah) aspiratif dan komunikatif (tabligh), mampu melindungi dan memberikan rasa aman masyarakat serta dapat membawa perbaikan, kemajuan dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.

3. Perbedaan pilihan hendaknya disikapi dengan penuh kedewasaan, saling menghormati dan saling memuliakan. Mendahulukan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok dan golongan. Menjunjung tinggi semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan.

4. Para penyelenggara Pemilukada wajib bersikap jujur, adil dan profesional agar dapat terselenggara Pemilukada yang tertib, aman, damai dan bermartabat. Sehingga rakyat dapat menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran, gembira tanpa adanya tekanan dan paksaan.

5. Para peserta Pemilukada baik pasangan calon, partai politik, dan tim sukses hendaknya dapat menciptakan suasana yang kondusif, menjauhkan dari praktik politik kotor seperti kampanye hitam, provokasi, intimidasi,  ujaran kebencian, fitnah, dan politik uang.

6. Kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan media masa diharapkan dapat memerankan diri sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Ikut serta membantu mendinginkan suasana selama masa tenang, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal, dan pada saatnya rakyat dapat menggunakan hak pilihnya dengan pertimbangan yang sehat, jernih dan rasional.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *